UN di Madiun Siapkan 1.280 Pengawas

REPUBLIKA.CO.ID, MADIUN - Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Jawa Timur, telah menyiapkan sebanyak 1.280 pengawas untuk pelaksanaan ujian nasional 2011, baik tingkat SMP dan SMA sederajat di wilayah setempat. "Ribuan pengawas tersebut, diambil dari tenaga didik atau guru di wilayah Kabupaten Madiun, baik di tingkat SMP/MTs maupun SMA/SMK dan MA," ujar Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Kabupaten Madiun, Jatim, Sumardi kepada wartawan, Senin (14/3).

Menurut dia, pengawasan UN (ujian nasional) akan dilakukan dengan sistem silang. Yakni, guru di suatu sekolah tidak diperkenankan menjadi pengawas di sekolahnya sendiri. Namun, harus menjadi pengawas di sekolah lain. "Ini dilakukan untuk menghindari adanya tindakan kecurangan yang dilakukan siswa, dan adanya kemungkinan upaya kerja sama guru dengan siswanya dalam mengerjakan soal-soal ujian. Pengawas silang ini juga sesuai dengan standar pusat dalam pelaksanaan UN," terang Sumardi.

Selain itu, guna mencegah penyalahgunaan dalam pelaksanaan UN, pihaknya juga sudah memberitahukan kepada seluruh guru sekolah, baik yang bertugas menjadi pengawas maupun yang tidak, untuk tidak berbuat curang. Jika memang ditemukan adanya tindak kecurangan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Tenaga didik yang terbukti melakukan curang dengan cara apapun, maka akan kami berikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku. Bahkan jika pelanggarannya berat, bisa saja dikenai sanksi pidana bahkan pecat," ucapnya, menegaskan.

Pihaknya optimistis UN 2011 ini dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar. Selain itu, pihaknya juga yakin tingkat kelulusan tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk menghadapi UN, para siswa dan guru telah dipersiapkan beberapa bulan sebelum digelar.

"Persiapan dari segi siswa, kami telah melakukan 'try out' dan penambahan jam belajar siswa melalui bimbingan belajar di masing-masing sekolah. Sedangkan dari segi guru, juga telah diberikan pengarahkan dari dinas dan tim rayon," papar Sumardi.

Sesusai rencana, UN tingkat SMA sederajat akan digelar serentak pada tanggal 18-21 April 2001 dan tingkat SMP sederajat pada 25-28 April. Sementara, ujian nasional di Kabupaten Madiun tahun ini akan diikuti sebanyak 9.348 siswa dari tingkat SMP/Mts, 2.611 siswa dari tingkat SMA negeri dan swasta, dan 2.088 siswa dari tingkat SMK negeri dan swasta.

Sumebr :
Berita Republika : http://www.republika.co.id/
Previous
Next Post »
Thanks for your comment